Bagikan:
Ilustrasi air lemon/freepik.com
undefinedBagikan:
JAKARTA - Hidangan khas Lebaran seperti rendang, opor ayam, sambal goreng ati, dan aneka kue kering memang menggugah selera. Namun, konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak dan kolesterol bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Jika merasa tubuh menjadi lebih berat, mudah lelah, atau khawatir dengan lonjakan kolesterol, berikut tujuh tips alami yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol setelah pesta makanan Lebaran.
Minum segelas air hangat yang dicampur perasan lemon setiap pagi dapat membantu membersihkan saluran pencernaan dan mendetoksifikasi tubuh secara alami.
Lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan yang mampu melarutkan lemak jahat dalam tubuh. Kebiasaan ini juga dapat merangsang sistem pencernaan bekerja lebih optimal setelah libur panjang.
Setelah banyak mengonsumsi daging dan makanan berlemak, tubuh membutuhkan asupan serat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Serat larut yang terdapat dalam buah-buahan seperti apel dan pir serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, mampu menyerap kolesterol dan membuangnya lewat sistem pencernaan. Selain itu, serat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, sebaiknya hindari makanan bersantan, gorengan, dan kue-kue manis untuk sementara waktu. Gantilah dengan menu sehat seperti makanan rebus, kukus, atau panggang yang lebih rendah lemak.
Mengurangi konsumsi gula juga membantu menurunkan risiko peradangan dan menjaga kadar trigliserida tetap rendah.
Aktivitas fisik berperan besar dalam menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Berolahraga selama 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, atau berenang, bisa membantu membakar kalori, memperlancar peredaran darah, dan menjaga berat badan ideal setelah Lebaran.
Teh hijau dikenal memiliki kandungan katekin dan antioksidan tinggi yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah.
Sementara jahe hangat juga bersifat anti-inflamasi dan dapat mempercepat metabolisme lemak dalam tubuh. Menjadikan keduanya sebagai minuman rutin setelah Lebaran bisa menjadi pilihan sehat yang menyegarkan.
Kualitas tidur yang buruk atau kurang tidur bisa mengganggu metabolisme dan meningkatkan produksi kolesterol dalam tubuh. Oleh karena itu, pastikan tidur malam berlangsung selama 7–8 jam dengan waktu tidur yang konsisten. Tubuh yang cukup istirahat akan lebih efisien dalam memproses lemak dan menjaga keseimbangan hormon.
Setelah Lebaran, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kesehatan terutama bagi yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau penyakit jantung. Dengan melakukan cek kadar kolesterol secara berkala, kamu bisa memantau kondisi tubuh dan mengambil tindakan yang tepat sejak dini bila ditemukan lonjakan kadar kolesterol.
Lebaran memang momen spesial untuk berkumpul dan menikmati hidangan lezat bersama keluarga. Namun, menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas. Dengan menerapkan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat seperti tips di atas, tubuh bisa kembali bugar dan kadar kolesterol pun tetap terkendali.