Bagikan:
Bagikan:
JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), perusahaan jalan tol yang dimiliki oleh pengusaha Jusuf Hamka, mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan total nilai mencapai Rp815,6 miliar.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham di tengah volatilitas pasar yang sedang berlangsung. Informasi ini disampaikan oleh perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Maret 2025.
Buyback saham yang dilakukan CMNP mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 13/POJK.4/2023 yang bertujuan untuk mendukung kebijakan stabilisasi pasar modal.
Dalam aksi ini, CMNP berencana membeli kembali hingga 543,7 juta lembar saham, yang setara dengan 10% dari total modal disetor penuh. Pembelian kembali saham ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap nilai saham yang dimiliki oleh para investor.
Baca Juga: RUPST BNI 2025: Dividen Rp13,95 Triliun, Buyback Saham, dan Perombakan Pengurus
Pelaksanaan buyback saham akan berlangsung dalam periode 2 Mei hingga 26 Juni 2025. Seluruh pembelian akan dibiayai menggunakan kas internal perusahaan, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas operasional maupun arus kas perseroan.
Manajemen CMNP memastikan bahwa perusahaan tetap dalam kondisi keuangan yang sehat meskipun melakukan aksi korporasi ini.
Langkah buyback ini diprediksi akan memberikan efek positif bagi pemegang saham, terutama dalam meningkatkan laba per saham (EPS).
Dengan berkurangnya jumlah saham beredar dari 5,43 miliar menjadi 4,89 miliar lembar, EPS perusahaan akan meningkat dari Rp166 menjadi Rp184 per saham. Selain itu, pengurangan jumlah saham yang beredar dapat meningkatkan valuasi saham yang masih dimiliki oleh para investor.
Dari sisi keuangan, total aset CMNP diperkirakan mengalami sedikit penurunan dari Rp22,6 triliun menjadi Rp21,78 triliun. Sementara itu, ekuitas perusahaan juga akan berkurang dari Rp13,88 triliun menjadi Rp13,06 triliun. Kendati demikian, manajemen memastikan bahwa perubahan ini tidak akan berdampak signifikan terhadap fundamental bisnis perusahaan.
Dalam keterbukaan informasinya, CMNP menjelaskan bahwa buyback ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga saham di tengah gejolak pasar, tetapi juga memberikan fleksibilitas dalam strategi pengelolaan modal jangka panjang. Saham yang dibeli kembali dapat digunakan sebagai saham treasuri yang bisa dijual kembali di masa depan dengan nilai yang lebih optimal apabila perusahaan membutuhkan tambahan modal.
Untuk memastikan kelancaran proses buyback, CMNP akan menunjuk anggota bursa sebagai perantara transaksi. Pembelian saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga yang mengikuti harga pasar saat transaksi berlangsung. Namun, perusahaan menegaskan bahwa harga pembelian tidak akan melebihi harga transaksi terakhir yang telah terjadi di bursa.
Aksi buyback saham yang dilakukan oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk menjadi salah satu strategi korporasi dalam menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.
Dengan pembiayaan dari kas internal, perseroan memastikan bahwa operasional dan likuiditas tetap terjaga. Selain itu, langkah ini juga membuka peluang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan modal dalam jangka panjang. Keputusan ini mencerminkan komitmen CMNP dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.