logo
Ikuti Kami di:

Lonjakan Arus Mudik Jabodetabek Lebaran 2025, Capai Lebih dari 2 Juta Kendaraan

Lonjakan Arus Mudik Jabodetabek Lebaran 2025, Capai Lebih dari 2 Juta Kendaraan
Antrean kendaraan pemudik menuju rest area KM 102 Tol Cipali. (TrenAsia/Panji Asmoro)
Idham Nur Indrajaya03 April, 2025 08:03 WIB

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat lonjakan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H2 Idulfitri 1446H/Lebaran 2025. Sebanyak 2.167.702 kendaraan tercatat keluar dari wilayah Jabotabek pada Jumat-Selasa (21 Maret 2025 – 1 April 2025). 

Angka ini merupakan total kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Dibandingkan dengan lalu lintas normal (1.692.140 kendaraan), angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 28,1%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2024, terjadi kenaikan sebesar 0,6% dari 2.154.173 kendaraan.

Distribusi Arus Mudik ke Berbagai Arah

Perjalanan mudik tahun ini didominasi oleh kendaraan yang menuju ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), dengan total 1.208.651 kendaraan atau sekitar 55,8%. Sementara itu, sebanyak 537.347 kendaraan (24,8%) menuju arah Barat (Merak), dan 421.704 kendaraan (19,4%) ke arah Selatan (Puncak).

1. Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)

  • Sebanyak 791.265 kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, mengalami lonjakan 140,8% dibandingkan lalu lintas normal.
  • Sebanyak 417.386 kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama, naik 9,1% dari lalu lintas normal.
  • Secara keseluruhan, total kendaraan menuju arah Timur meningkat 69,9% dari kondisi normal.

2. Arah Barat (Merak)

  • Volume kendaraan menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 537.347 kendaraan, turun 6,3% dibandingkan lalu lintas normal.

3. Arah Selatan (Puncak)

  • Sebanyak 421.704 kendaraan melewati GT Ciawi menuju Puncak, mengalami kenaikan 3,5% dari lalu lintas normal.

Arus Balik Mulai Meningkat

Jasa Marga juga mencatat peningkatan kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada Selasa (1 April 2025). Lonjakan terjadi di beberapa GT utama:

  • GT Cikampek Utama: 32.334 kendaraan, naik 35,2% dibanding lalu lintas normal (23.919 kendaraan).
  • GT Kalihurip Utama: 38.384 kendaraan, meningkat 46,3% dibanding lalu lintas normal (26.240 kendaraan).
  • GT Ciawi: 39.251 kendaraan, naik 30,4% dari lalu lintas normal (30.097 kendaraan).

Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada H2 Idulfitri (Selasa, 1 April 2025) juga meningkat signifikan. “Jasa Marga mencatat sebanyak 204.514 kendaraan meninggalkan Jabotabek, meningkat 59,2% dibanding lalu lintas normal (128.438 kendaraan),” ujarnya.

Potongan Tarif Tol 20% di Trans Jawa dan Trans Sumatra

Sebagai bentuk dukungan bagi pemudik, Jasa Marga Group kembali memberikan potongan tarif tol sebesar 20% di sejumlah ruas strategis. Diskon ini berlaku selama empat hari dengan rincian sebagai berikut:

Jalan Tol Trans Jawa

  • Berlaku pada Kamis, 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 05.00 WIB.
  • Berlaku kembali pada Selasa, 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Kamis, 10 April 2025 pukul 05.00 WIB.
  • Berlaku untuk perjalanan dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.

Baca Juga: Daftar Tarif Tol Pulau Jawa Saat Arus Balik Lebaran 2025

Jalan Tol Trans Sumatra

  • Berlaku pada Kamis, 3 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 07.00 WIB.
  • Berlaku kembali pada Selasa, 8 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga Kamis, 10 April 2025 pukul 07.00 WIB.
  • Berlaku untuk perjalanan dari GT Sinasak/GT Kisaran menuju GT Tanjungpura/GT Pangkalan Brandan.

“Kami menyarankan kepada masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu untuk mengatur jadwal perjalanan agar bisa memanfaatkan potongan tarif tol ini,” kata Lisye.

Imbauan untuk Pemudik

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pemudik disarankan untuk:

  • Memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
  • Mengunduh aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi terkini tentang jalan tol.
  • Mengecek saldo uang elektronik dan mengisi bahan bakar sebelum perjalanan.
  • Mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Selain itu, pengguna jalan tol diharapkan untuk memperhatikan kemungkinan adanya rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan sesuai diskresi Kepolisian. Informasi terkini mengenai lalu lintas dan layanan jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080, akun X @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy untuk perangkat iOS dan Android.