Bagikan:
Bagikan:
JAKARTA – Hari Raya Idulfitri adalah salah satu perayaan terbesar dalam agama Islam yang dirayakan dengan meriah di seluruh dunia. Biasanya, festival ini dirayakan dengan kemeriahan besar, di mana orang-orang mengenakan pakaian terbaik dan berkumpul bersama keluarga serta teman-teman.
Setelah sebulan berpuasa setiap hari dari fajar hingga senja, perayaan Idulfitri juga membawa kesempatan untuk menikmati berbagai hidangan lezat. Suka cita saat Lebaran seringkali membuat kita lupa akan batasan kalori dan konsumsi makanan lainnya.
Untuk tetap menjaga kebugaran dan kesehatan meski sudah merayakan kemenangan dengan berbagai hidangan, Anda bisa melakukan detoksifikasi.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips detoks dan pola makan sehat yang bisa Anda lakukan usai Lebaran:
Meskipun terdengar sederhana, banyak dari kita masih kurang minum air. Perbanyak konsumsi air putih karena hidrasi yang baik bisa membantu melancarkan sistem pencernaan. Minum air sebelum makan dapat mempercepat metabolisme dan membantu membakar lebih banyak kalori. Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan serta kecantikan kulit dan rambut.
Saat Lebaran, pasti kalian sering menyantap kue manis dan hidangan bersantan, kan? Konsumsi gula dan garam berlebihan bisa menyebabkan tubuh mudah lemas, kembung, atau bahkan kenaikan berat badan. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Cobalah hindari makanan manis dan asin secara berlebihan selama tiga hari. Cara ini dapat membantu tubuh melakukan reset dan kembali segar.
Mulailah dengan porsi makan yang lebih kecil dan kurangi jarak waktu antar makanan. Gunakan piring berukuran kecil saat makan dan pilih gelas kecil untuk minuman manis agar konsumsi tetap terkontrol. Jika ingin menjaga berat badan tetap stabil, usahakan untuk mengonsumsi buah dan sayuran segar terlebih dahulu sebelum menyantap camilan tinggi kalori.
Detoks bukan berarti tidak makan sama sekali, melainkan fokus memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi. Setelah Lebaran, cobalah mengurangi konsumsi daging berlemak serta hidangan berat seperti lontong sayur, gantilah dengan asupan sayur dan buah yang lebih banyak. Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih ringan dan sistem pencernaan menjadi lebih lancar.
Jika terlalu cepat memaksakan tubuh untuk langsung olahraga berat, yang ada membuat badan pegal-pegal dan semakin enggan bergerak. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, coba lakukan berbagai jenis latihan kardio seperti berlari, berenang, lompat tali, dan lainnya.
Berjalan kaki selama 30 menit sehari sudah cukup membantu menjaga berat badan tetap stabil. Anda juga bisa mencoba kebiasaan berjalan sambil berbicara agar tetap aktif sepanjang hari. Setelah terbiasa, tambahkan latihan kardio seperti berlari atau lompat tali ke dalam rutinitas olahraga Anda.
Banyak orang tidak menyadari bahwa kurang tidur dan merasa lelah sepanjang hari bisa mempengaruhi perjalanan penurunan berat badan!
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang buruk dapat meningkatkan obesitas pada anak-anak maupun orang dewasa. Jadi, pastikan untuk tidur tepat waktu setiap malam dan matikan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur.
Biasanya, berat badan cenderung naik setelah Lebaran. Jangan langsung panik atau stress. Beri tubuh waktu sekitar seminggu untuk beradaptasi dengan pola makan sehat dan detoks ringan terlebih dahulu. Setelah itu, baru lihat hasilnya. Yang paling penting adalah tetap konsisten dengan gaya hidup sehat agar tubuh bisa kembali ke kondisi terbaiknya.
Itu dia beberapa tips detoks yang bisa Anda lakukan setelah Lebaran. Semoga bermanfaat!