logo
Ikuti Kami di:

5 Negara dengan Anggaran Pertahanan Terbesar di Dunia

5 Negara dengan Anggaran Pertahanan Terbesar di Dunia

Kapal pangkalan militer Amerika Serikat. / Pixabay

undefined
Distika Safara Setianda05 April, 2025 08:16 WIB

JAKARTA – Bicara soal pertahanan, di Indonesia Kementerian Pertahanan RI memiliki anggaran fantastis yaitu ratusan triliun. Menjadikan kementerian dengan anggaran tertinggi.

Total awal anggaran Kementerian Pertahanan dan TNI mencapai Rp166,2 triliun. Setelah dilakukan efisiensi sebesar Rp26,99 triliun, anggaran yang tersisa untuk Kemenhan dan TNI masih memiliki anggaran sebesar Rp139,2 triliun.

Selain Indonesia, banyak negara yang juga menggelontorkan anggaran dalam jumlah besar untuk bidang pertahanan dan keamanannya. Berikut negara teratas dengan anggaran terbesar di bidang pertahanan.

Negara dengan Anggaran Bidang Pertahanan Terbesar di Dunia

Dilansir dari Geeksforgeeks, berikut negara dengan anggaran terbesar di dunia:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menempati peringkat pertama di dunia dalam hal pengeluaran militer. Pada tahun 2024, anggarannya mencapai rekor tertinggi sebesar US$886 miliar. Jika dibandingkan dengan pengeluaran tahun-tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan lonjakan yang signifikan, mencerminkan besarnya fokus AS terhadap kekuatan militernya.

Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk membayar gaji personel militer, investasi dalam pengembangan teknologi persenjataan mutakhir seperti rudal hipersonik, serta mendukung berbagai operasi militer di sejumlah wilayah dunia.

Kenaikan anggaran ini juga mencerminkan tekad Amerika Serikat untuk mempertahankan posisinya sebagai kekuatan militer utama di tengah dinamika tantangan ekonomi dan geopolitik global.

2. China

China merupakan negara dengan pengeluaran militer terbesar kedua di dunia. Pada tahun 2024, anggarannya diperkirakan mencapai sekitar US$292 miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan yang signifikan, mencerminkan fokus strategis Tiongkok dalam memperluas dan memodernisasi kekuatan militernya.

Prioritas utama dalam anggaran ini mencakup penguatan angkatan laut melalui pembangunan kapal perang dan kapal selam baru, pengembangan pesawat tempur generasi terbaru, serta investasi dalam teknologi rudal hipersonik. Selain itu, China juga semakin fokus pada perang siber dan eksplorasi luar angkasa sebagai bagian dari strategi pertahanannya.

3. India

Pada tahun 2023, anggaran pertahanan India mencerminkan prioritas strategis dan kepeduliannya terhadap keamanan regional. Dengan perkiraan anggaran sebesar US$70,6 miliar, India termasuk di antara negara dengan pengeluaran militer tertinggi di dunia, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemampuan pertahanan.

Anggaran pertahanan India berfokus pada penguatan keamanan perbatasan, modernisasi persenjataan, serta investasi dalam pengembangan teknologi militer.

Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan, India juga mengalokasikan dana untuk proyek strategis seperti pengembangan sistem rudal dan peningkatan kapabilitas nuklir. Selain itu, India semakin menitikberatkan kemandirian dalam produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mengurangi ketergantungan pada negara lain.

4. Rusia

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia terus meningkatkan anggaran militernya, mencerminkan fokus strategisnya pada pertahanan dan pengaruh global. Anggaran militer yang diproyeksikan untuk tahun 2024 mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan anggaran tahun 2022 yang mencapai sekitar US$65,9 miliar.

Sebagian besar anggaran ini dialokasikan untuk modernisasi persenjataan, mencakup pengembangan teknologi senjata canggih dan peningkatan kapabilitas rudal strategis.

Rusia juga memberikan perhatian pada perang siber, pertahanan udara, serta penguatan angkatan laut dan angkatan udara. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, Rusia tetap berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan militer terbesar di dunia.

5. Arab Saudi

Arab Saudi dikenal sebagai salah satu negara dengan pengeluaran pertahanan yang tinggi. Pada tahun 2023, negara ini mengalokasikan sekitar US$67,6 miliar untuk sektor militer. Investasi besar ini mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam mempertahankan kapabilitas pertahanan yang kuat.

Anggaran ini dialokasikan untuk meningkatkan sistem pertahanan udara dan rudal, modernisasi angkatan laut, serta pengadaan persenjataan canggih dari berbagai negara.

Arab Saudi juga menginvestasikan anggaran yang besar untuk keamanan dalam negeri dan upaya pemberantasan terorisme. Sebagai negara dengan posisi strategis di Timur Tengah, Arab Saudi terus berupaya memperkuat sektor pertahanan guna menjaga stabilitas kawasan dan melindungi kepentingan nasionalnya.